Cara membuat website portofolio online yang dilirik klien

Diperbarui · 6 menit baca

Portofolio dalam bentuk PDF atau folder Google Drive sering berakhir tidak dibuka. Website portofolio lebih mudah dibagikan, tampil rapi di HP, dan menunjukkan bahwa kamu serius dengan pekerjaanmu.

Panduan ini membahas cara memilih karya, struktur halaman yang disukai klien, dan langkah membuatnya tanpa coding.

Siapa yang butuh website portofolio?

  • Desainer grafis dan UI/UX yang ingin menampilkan studi kasus.
  • Fotografer dan videografer yang perlu galeri besar dan tajam.
  • Ilustrator dan seniman yang menerima commission.
  • Penulis, arsitek, dan konsultan yang menjual keahlian.
  • Pencari kerja yang ingin CV-nya lebih menonjol dari pelamar lain.

Struktur portofolio yang disukai klien

  1. Pembuka singkat: nama, keahlian, dan untuk siapa kamu bekerja, dalam satu atau dua kalimat.
  2. 6–12 karya terbaik. Kualitas lebih penting dari jumlah. Buang karya lama yang tidak lagi mewakili kemampuanmu.
  3. Cerita di balik karya: masalah klien, apa yang kamu kerjakan, dan hasilnya. Cukup 2–3 kalimat per karya.
  4. Layanan dan kisaran harga supaya klien bisa memperkirakan anggaran.
  5. Testimoni dari klien sebelumnya.
  6. Cara menghubungi yang jelas: tombol WhatsApp, email, atau form kontak.

Langkah membuat website portofolio di murra

  1. Daftar gratis dan klaim alamat dengan namamu, misalnya namamu.murra.site.
  2. Pilih template portofolio dari galeri template, misalnya template untuk fotografer atau ilustrator.
  3. Punya CV? Gunakan Isi otomatis: unggah CV (PDF atau DOCX), lalu nama, bio, layanan, pengalaman, dan keahlianmu langsung tersusun jadi section.
  4. Tambahkan galeri karya. Gunakan foto berkualitas tinggi dengan rasio yang seragam.
  5. Tambahkan section layanan, testimoni, dan tombol kontak.
  6. Preview di HP, lalu Publish dan bagikan link-nya di LinkedIn, Instagram, dan saat melamar kerja.

Tips: Ingin terlihat lebih profesional? Di paket Pro kamu bisa memakai domain sendiri (misalnya namamu.com) dan menghapus badge "Made with murra".

Tips agar portofolio mendatangkan klien

  • Tampilkan karya yang ingin kamu kerjakan lagi. Klien akan menghubungimu untuk pekerjaan yang mirip dengan yang kamu pajang.
  • Tulis judul dan deskripsi SEO dengan keahlian dan kotamu, misalnya "Fotografer pernikahan di Bandung".
  • Perbarui setiap ada proyek baru. Portofolio yang terlihat aktif lebih dipercaya.
  • Pasang link portofolio di semua profil: Instagram, LinkedIn, email, dan kartu nama.

Pertanyaan umum

Apakah website portofolio harus berbayar?

Tidak. Kamu bisa membuat portofolio di paket Free murra dengan alamat namamu.murra.site. Domain sendiri tersedia di paket Pro.

Berapa banyak karya yang sebaiknya ditampilkan?

Sekitar 6 sampai 12 karya terbaik sudah cukup. Lebih baik sedikit tapi kuat daripada banyak tapi tidak konsisten.

Bisa membuat portofolio dari CV yang sudah ada?

Bisa. Fitur Isi otomatis membaca CV PDF atau DOCX dan menyusun nama, bio, layanan, pengalaman, dan keahlianmu menjadi situs. File CV tidak disimpan.

Apakah portofolio bisa muncul di Google?

Bisa. Setiap halaman di murra punya pengaturan judul dan deskripsi SEO, dan sitemap dibuat otomatis.

Praktikkan sekarang, gratis.

Klaim namamu.murra.site, pilih template, dan publish dalam hitungan menit. Tanpa coding.

Baca juga